Apa Penyebab Asam Urat Tinggi

Asam Urat Tinggi Disebabkan Oleh Beberapa Faktor 

 

Asam urat tinggi, kira-kira kenapa ya? Dan apa dampaknya bagi kesehatan kita? Nah, sebelumnya, banyak anggapan salah yang berkembang di tengah masyarakat kita. Anggapan bahwa asam urat sendiri adalah sebuah penyakit, padahal sebenarnya asam urat adalah salah satu senyawa normal yang diproduksi alami oleh tubuh itu sendiri.

Kapan Asam Urat Menjadi Berbahaya?

Asam urat sebenarnya merupakan hasil penguraian zat purin yang biasanya terdapat dalam makanan dan minuman. Contoh makanan yang mengandung purin adalah hati, ikan makerel, dan daging merah.  Setelah diolah, darah kemudian bertugas membawa hasil olahan ini ke ginjal, dan kemudian setelah melalui penyaringan, sisa akan dibuang lewat urine.

Fungsi kadar asam urat yang normal dalam tubuh adalah untuk memperbaiki atau meregenerasi sel-sel dan jaringan yang telah rusak. Asam urat yang tidak berada dalam kadar normal ini dapat berbahaya,  jika kadarnya dalam tubuh berlebihan, maka  ginjal tidak mampu untuk mengeluarkan semuanya dari dalam tubuh. Ini kemudian yang dapat menimbulkan tumpukan kristal padat pada sendi sehingga akan mengakibatkan peradangan. Inilah yang kemudian diistilahkan dengan gout, yakni peradangan pada sendi yang disebabkan tingginya kadar asam urat dalam tubuh.

Kadar Asam Urat Normal Dalam Tubuh

Salah satu acuan kadar asam urat dikatakan normal adalah sebagai berikut:

  • Anak-anak : 2.0 – 5.5 miligram / desiliter
  • Perempuan : 2.4 – 6.0 mg/ dL
  • Laki-laki  : 3.4 – 7.0 mg/dL

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar asam urat melebihi batas normal dan Anda tidak mengalami gout, maka bisa disimpulkan Anda tidak memerlukan pengobatan. Namun, jika hasilnya normal tetapi Anda mengalami oout, maka ada kemungkinan asam urat sudah mengalami pengkristalan dan untuk hal ini, Anda memerlukan pengobatan.

Gout sendiri biasanya dialami oleh mereka yang sudah berusia lanjut. 1 dari 200 orang dewasa mengalami gout dan yang menderita hal ini kebanyakan laki-laki.

Dalam mendiagnosis, dokter biasanya akan menanyakan beberapa hal seperti:

  1. Lokasi bagian sendi yang terasa sakit
  2. Seberapa sering intensitas gejala tersebut dirasakan dan jangka waktu tertentu saat gejala terjadi
  3. Riwayat kesehatan keluarga, Apakah ada yang mengidap asam urat
  4. Obat-obatan yang sedang diminum atau dikonsumsi

Faktor Penyebab Asam Urat

Ada beberapa faktor yang memicu penyakit asam urat, sehingga dapat dilakukan pengenalan penyakit dengan tepat untuk melakukan penanganan.

Untuk penyakit asam urat sendiri, ada beberapa indikator yang perlu diperhatikan, yakni:

1. Faktor Usia

Seperti yang tadi sudah disampaikan, asam urat biasanya terjadi pada mereka yang berusia lanjut. Beberapa kasus menunjukkan penderita berusia di atas 40 tahun, sedangkan bagi wanita biasanya terjadi pada mereka yang sudah memasuki usia menopause.

2. Faktor Jenis Kelamin

Sebelumnya sudah disampaukan bahwa jika diambil 1 dari 200 orang dewasa yang mengalami asam urat, maka akan ditemukan bahwa pederita tersebut berjenis kelamin laki-laki. Dari penelitian, hal ini disebabkan bahwa kadar asam urat dalam tubuh laki-laki akan secara alami mengalami peningkatan ketika masuk usia puber. Sementara bagi wanita, yang memiliki hormon estrogen lebih banyak akan terbantu terhindar dari sam urat yang berlebihan karena hormon ini dapat membantu melancarkan pembuangan asam urat yang berlebih ppada ginjal.

3. Faktor Genetika

Jika seseorang memiliki riwayat keturunan asam urat, maka resiko terkena penyakit asam urat akan meningkat karena adanya faktor genetik.

4. Faktor Efek Obat yang dikonsumsi

Beberapa jenis obat-obatan tertentu ternyata membawa kemungkinan lebih tinggi untuk mengakibatkan efek samping asam urat. Oleh karena itu, sebelum memilih obat, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter tentang kandungannya. Sebagai contoh, zat levodopa untuk obat Parkinson dan obat jenis diuretik semacam thiazide yang diperuntukkan untuk menurunkan tekanan darah, aspirin, dan beberapa zat kimia yang lain.

5. Faktor Makanan

Dari empat faktor tersebut di atas, faktor makanan lah yang memicu kemungkinan paling besar untuk menyebabkan asam urat kambuh. Jenis makanan yang memiliki purin tinggi, seperti seafood, kacang-kacangan, jenis jeroan, dan beberapa makanan yang manis.

Indikasi Penyakit Asam Urat

Setelah mengetahui apa saja faktor yang menyebabkan penyakit asam urat, maka selanjutnya yang penting untuk diketahui adalah hal-hal apa saja yang dapat mengindikasikan seseorang terkena gangguan kesehatan ini. Secara umum, penyakit asam urat biasanya ditandai dengan nyeri sendi atau rasa ngilu yang dirasakan di sekitar persendian tersebut. Namun, untuk lebih lengkapnya silakan disimak beberapa indikasi penyakit asam urat yang mungkin sebelumnya dirasakan :

  1. Rasa nyeri pada persendian
  2. Rasa nyeri tersebut datang dan pergi
  3. Paling hebat dirasakan pada ibu jari kaki
  4. Membuat sulit berjalan
  5. Sendi yang terasa nyeri, biasanya berwarna kemerahan.
  6. Jika terus dibiarkan, rasa nyeri ini bisa bertahan hingga 7 – 10 hari.

Komplikasi Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat memang jarang sekali dapat menimbulkan komplikasi. Tapi, bukankah hal ini tetap perlu diwaspadai.

Beberapa komplikasi yang bisa saja terjadi, antara lain:

  • Muncul benjolan keras di sekitar bagian sendi yang meradang
  • Kerusakan sendi  secara permanen karena disebabkan peradangan yang terus  berlangsung dan adanya benjolan (tofi) dalam sendi yang merusak. Kerusakan semacam ini bisa terjadi jika penyakit asam urat dibiarkan selama bertahun-tahun, dan tidak mengalami usaha pengobatan apapun.
  • Batu ginjal yang disebabkan oleh kerusakan ginjal karena terjadi pengendapan asam urat di dalamnya.

Oleh karena itu, perlu segera dilakukan penanganan dengan baik agar penyakit asam urat tidak menyebabkan komplikasi sehingga dampak gangguan kesehatan ini bisa berkembang lebih banyak lagi.

Cara Menjaga Kadar Asam Urat Dalam Tubuh

Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan bukan? Kalau memang masih bisa dilakukan upaya pencegahan, dalam artian menjaga kadar asam urat dalam tubuh agar sesuai batas normalnya, maka hal ini sebaiknya dilakukan sebelum terjadi penyesalah yang besar kemudian.

Ada beberapa langkah-langkah mudah yang dapat ditempuh untuk menjaga kenormalan kadar asam urat dalam tubuh yaitu:

1. Memperhatikan asupan makanan dengan baik, asupan makanan yang memiliki kandungan zat purin tinggi sebaiknya dibatasi. Boleh, tetapi jumlahnya perlu dibatasi seperti membatasi konsumsi daging merah, jerohan, hati, ikan sarden, dan seafood

2. Jangan sekali-kali mengonsumsi alkohol yang membawa dampak buruk bagi kesehatan, salah satunya mempengaruhi kadar asam urat dalam tubuh.

3. Hindari merokok, pilih gaya hidup sehat lain untuk mengalihkan atau menyembuhkan tingkat kestressan yang Anda alami.

4. Kendalikan  juga konsumsi minuman ringan, karena mengandung banyak pemanis buatan yang tidak baik untuk tubuh

5. Berolahraga secara teratur. Hal ini bisa dilakukan untuk langkah pencegahan penyakit asam urat karena berat badan tubuh yang ideal dapatt menurunkan resiko terkena penyakit ini.

6. Penuhi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan minum air putih. Selain untuk menghindari dehidrasi, ai putih baik untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh sehingga mampu menangkal resiko terkena asam urat.

Untuk lebih lengkapnya kunjungi situs ini: http://indonesiasehat.net/asamurat/

 

5

Apa Itu TNE dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Untuk Info Lengkap Mengenai TNE Silahkan Tekan Tombol "Klik Disini" Di Bawah Ini 

12

Hey, Anda atau Anggota Keluarga Sering Asam Uratnya Tinggi?

Kami Bisa Mengirimkan Banyak Tips Untuk Menurunkan Asam Urat Seperti Diatas ke Email Anda

Jangan Lewatkan Kesempatan Ini

Dapatkan Semua Tips Tentang Asam Urat Sekarang, Gratis!

Isi Form Dibawah Ini !

(Rekomendasi Dokter)

enter website menanggulangi asam urat

Mohon Diisi Dengan Pak/Bu

Mohon Isi Nama Depan Anda

Mohon Isi Email Anda

Semoga Masyarakat Indonesia Semakin Sehat Ke Depan Dengan Tips Asam Urat Ini.

Bagikan Juga ke Teman-Teman Ya!

Leave a Reply